Acetaminophen atau paracetamol digunakan untuk membantu meredakan nyeri ringan sampai sedang, menurunkan demam, dan meredakan sakit kepala. Apa sih perbedaan antara dua obat yang disebut acetaminophen dan paracetamol ini?

Sama sekali tidak ada perbedaan kimia atau terapi antara acetaminophen dan paracetamol. Mereka persis senyawa obat yang sama. Satu-satunya perbedaan adalah namanya. Ini seperti penyebutan sandal dalam tiap bahasa daerah di Indonesia, sandal dalam bahasa Batak adalah solop, sedangkan dalam bahasa Jawa adalah srandal. Tidak masalah, itu tetap sandal yaitu sebuah alas kaki terlepas dari penyebutannya dalam bahasa daerah.

Di Amerika orang-orang lebih mengenalnya dengan nama acetaminophen. Sedangkan orang Inggris lebih mengenalnya dengan nama paracetamol. Di Indonesia sendiri kebanyakan obat penurun panas dan pereda nyeri menggunakan nama paracetamol. Sangat jarang sekali kita akan menemukan obat penurun panas dan pereda nyeri yang dipasarkan menggunakan nama acetaminophen.

Di Indonesia setiap obat memiliki lebih dari satu nama. Kita dapat menyebutnya dengan nama kimianya, nama generik, dan nama dagangnya.

Dalam hal ini, acetaminophen atau paracetamol adalah nama generik. Berikut adalah nama dagang untuk produk yang mengandung acetaminophen atau paracetamol yang dapat kita jumpai di apotek-apotek:

  1. Afibramol (tersedia dalam bentuk syrup)
  2. Afidol (tablet, syrup)
  3. Alphagesic (tablet, syrup)
  4. Alphamol (drop, syrup, kaplet)
  5. Betamol (kaplet)
  6. Biogesic (tablet, syrup)
  7. Bodrex demam (kaplet)
  8. Bodrexin demam (syrup, drop)
  9. Calapol (syrup)
  10. Citomol (kaplet, syrup)
  11. Contrexyn demam (syrup, drop)
  12. Cupanol (syrup)
  13. Dapyrin (tablet, syrup)
  14. Dumin (syrup, tablet, rectal tube)
  15. Ekacetol (syrup, kaplet)
  16. Emturnas (kaplet, syrup, drop)
  17. Erphamol (kaplet, drop, syrup)
  18. Erlamol (tablet, syrup)
  19. Farmadol (tablet)
  20. Fasidol (kaplet, syrup, drop)
  21. Fevrin (tablet, syrup, drop)
  22. Grafadon (kaplet, syrup, drop)
  23. Holidon (kaplet)
  24. Hufagesic (kaplet, syrup, drop)
  25. Ificol (syrup)
  26. Ifitamol (kaplet)
  27. Itamol (kaplet, syrup, drop)
  28. Itramol (kaplet, syrup)
  29. Kamolas (kaplet, syrup, drop)
  30. Kokogesic (kaplet)
  31. Lanamol (kaplet)
  32. Maganol (kaplet)
  33. Mesamol (kaplet, syrup, drop)
  34. Mirasic (kaplet, syrup, drop)
  35. Moretic (drop)
  36. Nalgesik (tablet)
  37. Naprex (drop, syrup)
  38. Nofebril (infus)
  39. Novagesic (syrup, kaplet)
  40. Nufadol (kaplet, syrup)
  41. Omegrip (kaplet, syrup)
  42. Ottopan (tablet, syrup, drop)
  43. Pacetik (tablet, syrup)
  44. Pamol (tablet, syrup, suppositoria)
  45. Panadol (drop, syrup, kaplet)
  46. Paraco (syrup, drop)
  47. Paradyn (kaplet, syrup)
  48. Pehamol (infus)
  49. Piosfen (syrup, kaplet)
  50. Poro (suppositoria)
  51. Praxion (drop, syrup)
  52. Progesic (syrup, tablet)
  53. Pyrex (tablet, syrup, infus, drop)
  54. Pyrexin (tablet, syrup)
  55. Pyridol (tablet, syrup, drop)
  56. Ramagesic (tablet, syrup)
  57. Samconal (kaplet, syrup)
  58. Sanmol (tablet, syrup, drop, infus)
  59. Selesmol (kaplet)
  60. Sumagesic (tablet, syrup)
  61. Tamoliv (infus)
  62. Tamanopan (kaplet, syrup)
  63. Tempra (syrup, drop)
  64. Termagon (kaplet, syrup, drop)
  65. Trifamol (tablet, syrup)
  66. Unicetamol (kaplet, syrup)

 

 

Referensi

Study (2018). Acetaminophen vs. Paracetamol.