Komposisi

Tiap tablet kunyah Antasida DOEN mengandung :

Aluminium hidroksida 200 mg

Magnesium hidroksida 200 mg

Cara kerja obat

Kombinasi aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida merupakan antasida yang bekerja menetralkan asam lambung dan menginaktifkan pepsin, sehingga rasa nyeri ulu hati akibat iritasi oleh asam lambung dan pepsin berkurang. Disamping itu, efek laksatif dari magnesium hidroksida akan mengurangi efek konstipasi dari aluminium hidroksida.

Indikasi

Antasida DOEN tablet kunyah digunakan untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, tukak usus dua belas jari, dengan gejala-gejala seperti mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati.

Kontra indikasi

Jangan diberikan pada penderita gangguan fungsi ginjal yang berat, karena dapat menimbulkan hipermagnesia (kadar magnesium dalam darah meningkat).

Dosis

Dewasa : 1-2 tablet 3-4 kali sehari.

Anak-anak 6-12 tahun : 1/2 – 1 tablet 3-4 kali sehari.

Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan, dan menjelang tidur. sebaiknya tablet dikunyah dahulu.

Efek samping

Efek samping yang umum adalah sembelit, diare, mual, muntah dan gejala-gejala tersebut akan hilang bila pemakaian obat dihentikan.

Peringatan dan perhatian

  • Tidak dianjurkan digunakan terus menerus lebih dari 2 minggu, kecuali atas petunjuk dokter.
  • Bila sedang menggunakan obat tukak lambung lain seperti simetidin atau antibiotika tetrasiklin, harap diberikan dengan selang waktu 1-2 jam.
  • Tidak dianjurkan pemberian pada anak-anak dibawah 6 tahun, kecuali atas petunjuk dokter, karena biasanya kurang jelas penyebab gangguan penyakitnya.
  • Hati-hati pemberian pada penderita diet fosfor rendah dan pemakaian lama, karena dapat mengurangi kadar fosfor dalam darah.

Interaksi obat

Pemberian bersama-sama dengan simetidin atau tetrasiklin dapat mengurangi absorpsi obat tersebut.

 

 

Woman photo created by freepik – www.freepik.com